Saturday, December 28, 2013

KHAIBAR




Khaibar berarti benteng dalam bahasa Ibrani yang merupakan wilayah di jazirah Arab yang subur dan memiliki banyak pohon kurma. Letaknya 150 km disebelah timur laut kota Madina. Ketika Islam datang, Khaibar merupakan komunitas Yahudi yang paling kuat dan terorganisir di daerah Arab. Pada masa Rosululloh SAW,  Khaibar terkenal dengan bentengnya yang megah,tanah yang subur dan pengairan yang rapi. Karena lokasinya yang strategis dijalur perdagangan di Semenanjung Arab, kota ini menjadi makmur dalam waktu singkat.
Benteng-benteng yang ada di khaibar ini sangat banyak dan terbagi ditiga wilayah utama yakni Nathat, Syaqq, dan Katibah. Di Nathat ada benteng na’im, Ash Shuhaib, dan Qillah. Di Syaqq ada dua yakni Ubay, dan al Bari, sedangkan di Katibah terdapat tiga benteng yaitu Al-Qamush, Al-Wathih dan As-Sulaim.
Setelah hijrahnya Rosululloh SAW ke Madina, Khaibar selalu menjadi sumber masalah bagi madina da orang-orang Yahudi Khaibar selalu memerangi dakwah SAW. Disisi lain orang0-orang Yahudi berupaya bekerja sama dengan beberapa suku Arab untuk melawan islam, namun upaya ini gagal. Setelah pengepungan berat berlangsung selama 14 hari, Khaibar berhasil ditaklukan oleh kaum muslimin pada 7 H.
Menyadari bahwa mereka akan dikalahkan kaum muslimin, mereka lalu meminta perjanjian damai dengan meminta bahwa mereka dibolehkan untuk tetap tinggal di Khaibar dan mengolah tanah serta kebun mereka. Sebagai imbalannya, mereka sepakat untuk membayar setengah hasil panennya kepada kaum muslimin, tanah dan kebun mereka dikemudian hari akan menjadi milik kaum muslimin. Orang Yahudi juga diizinkan untuk tetap beribadah sesuai ajaran mereka.

No comments:

Post a Comment