Sunday, December 14, 2014

Perintah Keluaran

1.   Printf() 
      Fungsi printf() digunakan untuk menampilkan informasi kelayar. String-Kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar  beserta  penentu   format . Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang dipakai dan akan ditampilkan. Argumen ini dapat berupa variabel, konstanta dan ungkapan.
      Bentuk Penulisan 
      printf("string-kontrol", argumen-1, argumen-2, …);
    


Contoh :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
  int a = 7;
  char b = 'G';
  clrscr();

  printf("%c Merupakan Abjad Yang Ke - %d", b, a);
}
Maka output yang dihasilkan 


            2.      Puts()
Penjelasan  Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk
mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING.
Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah :
Perbedaaan puts() dengan printf()
            Contoh :
            #include <stdio.h>
            #include <conio.h>
            main()
           {
           char a[4] = "BSI";
           clrscr();
           puts("Saya Kuliah di. ");
           puts(a);
            }
           Output yang dihasilkan :

3. Putchar()  
                Perintah  putchar()  digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. 
                Penampilan  karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.
                Contoh-6  #include <stdio.h>
                #include <conio.h>

                main()
                {
                clrscr();
                putchar('B');
                putchar('S');
                putchar('I');
                }

                Output yang akan dihasilkan

4.       cout()
                   Fungsi  cout() digunakan untuk menampilkan  suatu data kelayar.   
                   Untuk menggunakan fungsi cout() ini, harus menyertakan file header iostream.h .
                   #include <stdio.h>
                   #include <conio.h>
                   #include <iostream.h>

                   main()
                   {
                   float a, b, c;
                   a=7.5; b=8.4; c=0;
                   clrscr();
                   cout<<"Masukan Nilai A : "<<a;
                   cout<<"Masukan Nilai B : "<<b;
                   c = a + b;
                   cout<<"Masukan Nilai C : "<<c;
                   getch();
                    }

                  Output yang akan dihasilkan,


Saturday, December 13, 2014

Deklarasi dalam Borland C++



proses memperkenalkan variabel atau konstanta kepada Borland C++ dan
pendeklarasian tersebut bersifat mutlak karena jika tidak diperkenalkan terlebih
dahulu maka Borland C++ tidak menerima variabel tersebut.

Simbol-simbol Deklarasi

Bentuk deklarasi konstanta :
Const nama_konstanta=nilai konstanta;
Atau
Const tipe_data nama_konstanta=nilai konstanta;
Contoh :
Const phi=3.14
Cost float phi=3.14
Bentuk deklarasi variable
Tipe data nama_variabel;
Contoh :
Int jumlah_barang;
Char nama_mahasiswa_bsi[20];
Float harga_barang;

Tipe data borland C++




Tipe Data
Ukuran Memori
Jangkauan Nilai
Jumlah Digit
Char
1 byte
-128 s.d 127

Int
2 byte
-32768 s.d 32767

Long
4 byte
-2,147,435,648 s.d 2,147,435,647

Short
2 byte
-32768 s.d 32767

Float
4 byte
3.4x10-38 s.d 3.4 x 10+38
5 – 7
Double
8 byte
1.7 x 10-308 s.d 1.7x10+308
15 – 16
Long Double
10 byte
3.4 x 10-4932 s.d 1.1 x 10 + 4932
19

Tipe data tambahan
Usigned digunakan bila data yang digunakan hanya untuk data positif;
Tipe data
Jumlah memori
Jangkauan nilai
Usigned Integer
2 byte
0-65535
Usigned Character
1 byte
0-255
Usigned Long Integer
4 byte
0 – 4,294,967,295

      A.     Konstanta
Konstanta adalah suatu nilai yan sifatnya tetap. Dalam Borland c++ konstanta dibagi menjadi 2 yaitu :
           1.      Konstanta bilangan
            Konstanta bilangan adalah tipe data yang memuat semua unsur bilangan.
            Konstanta Bilangan dibagi menjadi 3
-         Konstanta Bilangan Bulat (integer)
Integer memuat bilangan yang tidak mengandung nilai decimal ataupun pecahan.
Contoh : 1,2,3,4,5……dst.
-         Konstanta Desimal berpresisi tunggal (floating point)
Floating point memuat bilangan decimal,bentuk eksponensial maupun bentuk berpangkat.
Contoh : 5,55 , 4.22e3, .
-         Konstanta Desimal berpresisi ganda (double precision)
Memuat bilangan sama dengan floating point tetapi untuk double precision memiliki daya tamping yang lebih besar.
            2.      Konstanta Teks
             Konstanta teks terbagi menjadi 2 :
-         Data karakter (character)
Data karakter hanya terdiri dari sebuah karakter saja yang diapit dengan tanda ( ‘ ) kutip tunggal. Data karakter dapat berbentuk huruf, angka, notasi atau symbol.
Contoh : ‘Y’, ‘y’, ‘3’,’1’.
-         Data Teks (String)
Data string merupakan rangkaian dari beberapa karakter yang dikutip dengan tanda (“ “) kutip ganda.
Contoh : “kami”,”free”,”MI IA”.