Assalamu'alaikum wr wb.
Berbagi adalah suatu tindakan memberi sesuatu kepada orang lain, kepada mahluk Allah tentunya. Ada banyak hal yang dapat kita beri untuk mereka dan berbagi tidak harus menunggu kita menjadi kaya ataupun sukses. Karena belum tentu setelah sukses nanti kita akan ingat untuk berbagi. Berbagilah mulai dari sekarang meskipun dalam keadaan sempit. Karena berbagi akan membuka jalan untuk kita mendapatkan rizki lebih. Berbagi juga tidak harus dalam materi, kita juga bisa berbagi dalam hal lain seperti berbagi senyum, berbagi ilmu, berbagi cerita dan masih banyak hal lain lagi.
Ngomong-ngomong soal berbagi nih. Sayapun ingin berbagi cerita buat sahabat. Cerita ini saya dapatkan dari salah seorang Inspiring Man of Moslem yaitu ADHI S.MENDOZA lewat sebuah halamannya di Facebook. Cerita yang bagi saya sendiri sangat memotivasi juga inspirasi. Langsung saja yuukk baca ceritanya...
Kisah nyata dari ADHI S.MENDOZA (Inspiring Man of Moslem-GSV Nasyid)
Beberapa hari yang lalu uang dodompet tinggal 60 rb, untuk saya pribadi
itu tak cukup besar untuk menopang hidup. saya pun berangkat ke lokasi
kerja, ditengah jalan saya berfikir bagaimana uang 60rb ini bisa
menjemput uang yang lebih besar ya..??
Melewati fly over saya
menengok sebelah kiri depan. Wah ada tukang gorengan. "eh logikanya
kalau uangnya saya belikan gorengan bukannya tambah banyak tapi akan
semkin berkurang kan..?? betul tidak..?? Tapi saya tidak pakai logika
ini, saya percaya pada keyakinan hati bahwa Allah punya JANJI.
Gorengan itu saya niatkan beli bukan untuk saya, tapi untuk saya bagikan
kerekan-rekan kerja, kecil memang tapi moga mereka merasa nikmat dan
berkahnya. Lalu saya pesanlah gorengan sejumlah 21rb. memang tidak saya
habiskan karna nanti malam kan saya perlu makan.
Sampai di
kantor, rekan-rekan pun tampak senang menerima gorengan dari saya. Wah
bahagia rasanya.. dan tiba-tiba ada yang nyletuk.. "Wah lagi cair,
banyak duit neh adhi", ujarnya dengan senyum dan melahap bakwan goreng
yang saya beli tadi. Dengan senyum saya menjawab. "Lagi sempit bang,
kata nya kan kalau sempit banyak sedekah insyaAllah di lapangkan
Allah.". "Mantap..!!" sahut salah satu bapak-bapak disana.."
Tak berhenti disini, pulang dari tempat kerja malam itu saya pun mampir
ketempat ba'so. Saya beli mie ayam bakso 2 bungkus 28rb, padahal saya
cuma tinggal sendiri. Bukan untuk memenuhi sepenuhnya perut saya yang
sudah kelaparan tapi 1 bungkus saya niatkan untuk diberikan kepada anak
tetangga depan rumah yang sering main kesekitar rumah saya.
Waduhh, ternyata pada saat saya memberikan ke tetangga rumah, tetangga
samping melihat.. perasaan campur aduk neh.. "Apa yang bisa saya berikan
lagi ke tetangga samping rumah ya..??". saya segera masuk rumah...
ternyata kue2 kering saya masih ada, ada kue kacang, nastar, mentega
susu, dll. Bergegaslah saya saya ambil piring dan saya masukkan kue2 itu
di atasnya. Saya antarkan ke tetangga samping agar bisa berbagi
dengannya juga malam itu, walau pun tidak sama dengan tetangga yang
lain. "Kan gak ada keharusan musti sama dalam memberi"
Nah
sampe disini, cerita saya makan mie dan tidur serta bangun tidur gak
perlu saya ceritakan ya..?? tapi ada yang lebih penting, ini dia :
SubhanaAllah Allahuakbar.. keesokan harinya uang yang yang hanya
tersisa belasan ribu tadi Allah tambahkan rizki dari tempat yang
berbeda. Hari itu saya dapat rezeki dari tempat kerja lebih dari 600rb,
bahkan ada tambahan lagi tawaran kerja di hari yang berbeda bisa sampai
300rb. Tapi tak lupa juga karena dapat rezeki lebih tadi di hari yang
sama saya keluarkan lebih dari 100rb untuk bisa berbagi dengan orang
lain lagi, supaya Allah berkahi juga rezeki tersebut dengan yang lebih
lagi..
Luar biasa keajaiban berbagi.. Allahuakbar inilah yang
saya yakini sejak dulu kawan. bahwa ketika kita memberi disaat lapang
dan sempit Allah tidak pernah tidur. Jangan takut kita kelaparan esok
jika hari in i kita masih bisa makan, Ada Allah SWT yang mencinta setiap
hambanya*. Jangan pernah takun berbagi meskipun itu hanya kecil kawan.
Jauhkan penilaian manusia saat memberi tapi ingatlah penilaian Allah
yang tak kan berhenti. Bila pun kita memberi jangan sertakan rasa
direpotkan tapi sertakan rasa cinta ingin berbagi kebahagiaan.
InsyaAllah segala kesempitan kita Allah SWT akan lapangkan.
Semoga cerita ini dapat mnginspirasi Sobat yang telah membaca dan
membawa kebaikan meskipun hanya sedikit. Tak ada unsur ingin memamerkan
kebaikan sekedar berbagi pengalaman nyata tanpa bumbu penyedap dunia.
Jika kawan rasa bermanfaat silahkan dapat kawan bagikan ke yang lain.
Sekali lagi semoga bermanfaat dan membawa pada kebaikan.
Allah maha besar, Ia tidak tidur dan mengetahui hati hamba-hambanya.
Subhanallah kisah nyata dari ADHI S.MENDOZA.
Sahabat mari kita banyak-banyak berbagi, berbagi kebaikan tentunya niscaya Allah akan melipatgandakan rezeqi untuk kita. Berbagilah baik dalam keadaan lapang maupun sempit sesungguhnya berbagi itu membuka rezeki untuk kita dan pahala akan diperoleh.
“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al Hadiid: 7)
Wassalamu'alaikum wr wb.
Kisah nyata dari ADHI S.MENDOZA (Inspiring Man of Moslem-GSV Nasyid)
Beberapa hari yang lalu uang dodompet tinggal 60 rb, untuk saya pribadi itu tak cukup besar untuk menopang hidup. saya pun berangkat ke lokasi kerja, ditengah jalan saya berfikir bagaimana uang 60rb ini bisa menjemput uang yang lebih besar ya..??
Melewati fly over saya menengok sebelah kiri depan. Wah ada tukang gorengan. "eh logikanya kalau uangnya saya belikan gorengan bukannya tambah banyak tapi akan semkin berkurang kan..?? betul tidak..?? Tapi saya tidak pakai logika ini, saya percaya pada keyakinan hati bahwa Allah punya JANJI.
Gorengan itu saya niatkan beli bukan untuk saya, tapi untuk saya bagikan kerekan-rekan kerja, kecil memang tapi moga mereka merasa nikmat dan berkahnya. Lalu saya pesanlah gorengan sejumlah 21rb. memang tidak saya habiskan karna nanti malam kan saya perlu makan.
Sampai di kantor, rekan-rekan pun tampak senang menerima gorengan dari saya. Wah bahagia rasanya.. dan tiba-tiba ada yang nyletuk.. "Wah lagi cair, banyak duit neh adhi", ujarnya dengan senyum dan melahap bakwan goreng yang saya beli tadi. Dengan senyum saya menjawab. "Lagi sempit bang, kata nya kan kalau sempit banyak sedekah insyaAllah di lapangkan Allah.". "Mantap..!!" sahut salah satu bapak-bapak disana.."
Tak berhenti disini, pulang dari tempat kerja malam itu saya pun mampir ketempat ba'so. Saya beli mie ayam bakso 2 bungkus 28rb, padahal saya cuma tinggal sendiri. Bukan untuk memenuhi sepenuhnya perut saya yang sudah kelaparan tapi 1 bungkus saya niatkan untuk diberikan kepada anak tetangga depan rumah yang sering main kesekitar rumah saya.
Waduhh, ternyata pada saat saya memberikan ke tetangga rumah, tetangga samping melihat.. perasaan campur aduk neh.. "Apa yang bisa saya berikan lagi ke tetangga samping rumah ya..??". saya segera masuk rumah... ternyata kue2 kering saya masih ada, ada kue kacang, nastar, mentega susu, dll. Bergegaslah saya saya ambil piring dan saya masukkan kue2 itu di atasnya. Saya antarkan ke tetangga samping agar bisa berbagi dengannya juga malam itu, walau pun tidak sama dengan tetangga yang lain. "Kan gak ada keharusan musti sama dalam memberi"
Nah sampe disini, cerita saya makan mie dan tidur serta bangun tidur gak perlu saya ceritakan ya..?? tapi ada yang lebih penting, ini dia :
SubhanaAllah Allahuakbar.. keesokan harinya uang yang yang hanya tersisa belasan ribu tadi Allah tambahkan rizki dari tempat yang berbeda. Hari itu saya dapat rezeki dari tempat kerja lebih dari 600rb, bahkan ada tambahan lagi tawaran kerja di hari yang berbeda bisa sampai 300rb. Tapi tak lupa juga karena dapat rezeki lebih tadi di hari yang sama saya keluarkan lebih dari 100rb untuk bisa berbagi dengan orang lain lagi, supaya Allah berkahi juga rezeki tersebut dengan yang lebih lagi..
Luar biasa keajaiban berbagi.. Allahuakbar inilah yang saya yakini sejak dulu kawan. bahwa ketika kita memberi disaat lapang dan sempit Allah tidak pernah tidur. Jangan takut kita kelaparan esok jika hari in i kita masih bisa makan, Ada Allah SWT yang mencinta setiap hambanya*. Jangan pernah takun berbagi meskipun itu hanya kecil kawan. Jauhkan penilaian manusia saat memberi tapi ingatlah penilaian Allah yang tak kan berhenti. Bila pun kita memberi jangan sertakan rasa direpotkan tapi sertakan rasa cinta ingin berbagi kebahagiaan. InsyaAllah segala kesempitan kita Allah SWT akan lapangkan.
Semoga cerita ini dapat mnginspirasi Sobat yang telah membaca dan membawa kebaikan meskipun hanya sedikit. Tak ada unsur ingin memamerkan kebaikan sekedar berbagi pengalaman nyata tanpa bumbu penyedap dunia. Jika kawan rasa bermanfaat silahkan dapat kawan bagikan ke yang lain. Sekali lagi semoga bermanfaat dan membawa pada kebaikan.
Allah maha besar, Ia tidak tidur dan mengetahui hati hamba-hambanya.